Catatanku

Kunci Gitar Dan Lirik,Tugas, Game, Artikel Lainya

TUGAS 3 MENGANALISA FILM DAN GAME

MENGANALISA FILM DAN GAME

ANGGOTA: Anggit Pangestu (11114242) dan Alexander Joharico (10114786) 

1. FILM CHAPPIE 2015



Sumber video: youtube


Didalam film chappie ini kita akan melihat bagaimana artificial intelegent itu dapat membantu manusia, pada dasarnya chappie adalah robot yang diciptakan sebagai pengaman/bahasa yg sering kita kenal polisi biasanya polisi itu manusia nah kali ini diciptakan robot sebagai polisi dengan menerapkan artificial intelegent, chappie dapat menirukan manusia dan membantu dan mengingat apa yang telah dilakukan manusia kepadanya.

Chappie adalah film tentang robot yang mempunyai kesadaran layaknya mahluk hidup. Chappie mengisahkan tentang kondisi di afrika selatan pada tahun 2016, polisi sudah tidak mampu untuk menangani kejahatan yang terjadi dikota johannesburg, Africa selatan. Demi alasan kemanan kota, maka para pejabat di kota tersebut bekerjasama dengan tetravaal, perusahaan yang membuat robot humanioid untuk menggantikan polisi di garis depan.

Kerja sama dengan tetravaal berjalan mulus, kejahatan bisa ditekan serendah mungkin, kematian polisi saat terjadinya penggrebekan atau penangkapan juga menurun. Siapa sebenarnya orang dibalik kesuksesan robot polisi ini? Dia adalah Deon Wilson. Deon Adalah jenius muda yang membuat robot pengganti polisi tersebut. Di dalam perusahaan, ada juga karyawan yang bernama Vincent moore yang juga seorang peneliti robot. Vincent masih beranggapan bahwa robot otonom berbahaya, dia membuat robot yang tetap dikendalikan oleh manusia lewat jarak jauh.

Permasalahannya,direktur perusahaan lebih suka robot deon yang laris dipesan pemerintah, semantara anggaran robot dari vincent moore terus mengalami pengurangan. Ini adalah konflik pertama antara deon dan vincent.

Para penjahat dan bandar narkoba yang sering digrebek juga merasa jengkel dengan para robot. Robot robot tersebut sebenarnya juga sudah sering dihancurkan, namun pihak tetravaal lebih cepat memperbaiki sebuah robot daripada penjeahat menhancurkan robot. Sampai pada suatu ketika, sebuah robot dengan nama scout 22 tertembak oleh Rudal dan bagian dadanya meleleh sehingga batere dan board CPUnya menyatu dan rusak. Kerusahakan di badan robot tersebut membuatnya tidak bisa diperbaiki lagi sehingga dibuang.

Pada saat yang sama, Deon juga ingin membuat robot yang lebih manusiawi, bukan hanya kuat di medan perang, tapi juga robot yang bisa "sadar" seperti manusia. Robot ideal bagi dia adalah robot yang punya perasaan, bisa membaca dan programnya terus berkembang seperti bayi yang berubah menjadi anak anak dan dewasa.

Sayangnya ide dari deon tidak disetujui direktur karena tidak memberi keuntungan bagi perusahaan. Akhirnya, deon berusaha mengetes program AInya di robot scout 22 yang tadi dibuang perusahaan. Saat melakukan test, dia disergap oleh para gerombolan bandit narkoba. Para bandit ini tahu deon adalah otak dibalik robot polisi yang menghancurkan bisnis mereka. Saat deon mau dibunuh karena tidak mau kerjasama, salah satu bandit menemukan robot scout22 yang sudah di potong potong, mereka meminta deon merakit robot tersebut kembali dan membantu mereka melakukan permapokan.

Deon setuju untuk merakit robot scout22 dengan menggunakan program AI yang baru. Robot tadi sukses namun karena batere hanya bertahan 7 hari, robot tersebut akan mati sendiri dalam 7 hari. Saat AI di upload ke scout 22, scout 22 bertingkah seperti anak kecil,Deon bilang bawah robot tadi perlu beradaptasi dan belajar, karena tingkah robot tersebut lucu, maka dia diberi nama chapiie, (plesetan dari Happy).

Bagaimana kisah chappie selanjutnya? apakah dia menjadi robot penjahat atau menjadi robot yang baik? anda bisa saksikan sendiri filmnya !

Thema yang diangkat
Sutradara dari Chappie adalah Neill Blomkamp yang juga sutradara film District 9 dan Elysium. Thema kesenjangan sosial, srata social, perbedaan ras, africa selatan serta isu kulit hitam adalah thema inti dari film ini. Jika anda perhatikan, film district 9 dan elysium juga mengambil thema yang sama.

Chappie adalah robot yang berbeda dengan yang lain. Robot chappie tersisihkan, berwarna hitam dan berbeda dengan robot lainnya. Film ini juga seakan akan menyampaikan pesan bahwa bukan masalah Ras yang membuat seseorang menjadi jahat, namun masalah Latar belakang dan lingkunganlah yang membuat seseorang melakukan tindak kejahatan.

Di film ini contohnya chappie diajarin merampok dan membunuh oleh para gangster. Chappie sendiri pada awalnya adalah baik, namun lingkunganlah yang membuat dia dianggap sebagai robot jahat. pesan moral di chappie adalah hanya karena anda berkulit hitam( berbeda) bukan berarti anda adalah orang jahat.

Neill berusaha menghilangkan stigma negatif didunia barat yang sering mengidentikan warga kulit hitam sebagai orang jahat, kriminal dan gangter. Itulah mengapa penjahat di film ini justru semua berkulit putih.

walaupun film ini bertema cukup baik namun menurut saya adegan dan jalan cerita film ini kurang menarik dari 10 nilai sempurna film saya memberi nilai 5 untuk film ini.


2. GAME POKEMON GO





Saat ini siapa pun pasti setuju jika saya menyebut Pokémon GO sebagai salah satu game AR paling fenomenal yang ramai dibicarakan kalangan gamer mobile di berbagai penjuru belahan dunia. Indonesia sendiri tak ingin ketinggalan untuk ikut serta memeriahkan demam game yang satu ini.FITUR FITUR POKEMON GO ANDROID / IPHONE
Game Pokemon GO memiliki banyak fitur menarik yang akan membuatmu "betah" memainkannya, mulai dari fitur Customize Trainer, Pokedex, ikut serta dalam tim, pertarungan pokemon, pokemon Go Plus, dll. Berikut ini adalah fitur fitur game Pokemon GO selengkapnya :
PENGATURAN KARAKTER (TRAINER) DI POKEMON GO

Sebelum bermain, kamu bisa mendesain karakter pemain sesuai dengan kepribadian kamu dengan memberikannya berbagai macam aksesoris agar terlihat keren. Ada karakter cewek dan cowok yang bisa dipakai. Selain itu, karakter yang kamu buat nantinya bisa dilihat oleh pemain lainGAMEPLAYGambar 1Pokemon GO! | screenshot 6Kita akan dihadapkan pada peta (data asli sesuai dengan daerah tempat tinggal Kita) dan tiga Pokemon yang terlihat di dalam peta tersebut. Kita diminta untuk memilih salah satu sebagai Pokemon pertama.Untuk menangkap Pokemon yang terlihat di peta, cukup tap Pokemon tersebut, nanti Kita akan melihat layar yang menampilkan Pokemon dan Pokeball (lihat Gambar 2). Kita cukup swipe Pokeball tersebut agar mengenai Pokemon yang ingin Kita tangkap. Jumlah Pokeball Kita terbatas, jadi pastikan Kita bisa melemparnya tepat mengenai sasaran. Yang bikin greget adalah, Pokemon bisa saja keluar dari Pokeball meskipun sudah berhasil kita masukkan. Jadi pastikan Kita mendapatkan pesan ‘Gotcha‘ untuk memastikan bahwa Pokemon benar-benar sudah menjadi tangkapan Kita.Untuk menaikkan level, kita harus sering menangkap Pokemon untuk mendapatkan poin XP. Sama seperti game-game lain, untuk naik ke setiap level, dibutuhkan poin XP tertentu.Saat pertama kali main, kita akan dibekali dengan 50 Pokeball, 2 Incense, Kamera dan Egg Incubator. Incense berfungsi untuk mengundang para Pokemon datang ke tempat kita. Ini digunakan jika kita malas keluar untuk mencari Pokemon. 1 Incense berfungsi selama 30 menit, dan tidak ada jaminan jumlah Pokemon yang di dapat saat menggunakan item ini. Saran saya, gunakan item ini secara bijak, karena untuk membelinya dibutuhkan 80 koin untuk 1 Incense (100 koin dihargai Rp 15.000).Pokemon Go memiliki beberapa menu pilihan, yaitu Pokedex untuk melihat jumlah Pokemon yang sudah di daftarkan, Pokemon untuk melihat Pokemon yang sudah kita tangkap, Items untuk melihat item yang kalian miliki dan Shop untuk berbelanja item atau koin.review Pokemon GoKita bisa meningkatkan kekuatan melaui Pokedex dengan memilih Pokemon yang akan kalian upgrade. Kalian juga bisa melihat profil trainer kalian dan level pencapaiannya.
Kelebihan Pokemon Go
·         Dapat Menyehatkan tubuhKenapa bisa menyehatkan tubuh, sebab bermain pokemon go ini kita diharuskan keluar rumah untuk menangkap sebuah moster yang ada didalam game pokemon go. Jadi secara tidak sadar kita berolahraga dan tentanya dapat menyehatkan badan.·         Dapat mempererat pertemanan/mendapat teman baruKenapa bisa mempererat petemanan/mendapatkan teman baru, sebab cara bermain game ini harus keluar rumah untuk mevari moster. jadi secara tidak langsung kita akan berinteraksi dengan banyak orang, hal ini tentunya kita akan dapat mempererat petemanan dan tidak menutup kemungkinan mendapatkan teman baru.
Dampak Negatif Pokemon Go
·         Kecanduan
salah satu dmapak negatif dari game pokemon go ini adalah dapat menimbulkan kecanduan penguana game pokemon go, apalgi jika sampai lupa makan. hal ini tentunya akan berdampak negatif untuk tubuh.
salah satu dmapak negatif dari game pokemon go ini adalah dapat menimbulkan kecanduan penguana game pokemon go, apalgi jika sampai lupa makan. hal ini tentunya akan berdampak negatif untuk tubuh.
·         Kecelakaan
Dampak negatif dari game pokemon go selanjutnya adalah dapat menimbulkan kecelakaan, bahkan sampai saat ini telah banyak korban meninggal saat bermaian game pokemon go akibat kecelakan.
Dampak negatif dari game pokemon go selanjutnya adalah dapat menimbulkan kecelakaan, bahkan sampai saat ini telah banyak korban meninggal saat bermaian game pokemon go akibat kecelakan.

KESIMPULAN
Jadi kami sarankan agar tetap berhati-hati saat bermain pokemon go, agar tidak menimbulkan sesutau hal yanga buruk saat bermain game pokemon go ini.
Sumber :
http://galerismartphone.com/kelebihan-dan-dampak-negatif-game-pokemon-go/
http://www.hotgamemagazine.com/2016/07/review-pokemon-go-android-apk-iphone.html
http://urbandigital.id/review/review-pokemon-go-indonesia
https://id.techinasia.com/cara-bermain-pokemon-go-di-handphone-kamu


Kesimpulanya adalah game pokemon go ini dapat membuat kita bahagia, karena bisa mendapatkan teman baru dan juga dapat menyehatkan tubuh, namun disisi lain juga ada dapak negatif dari game pokemon go, seperti dapat menimbulkan kecelakan, yang lebih buruknya lagi dapat mengakibatkan kehilangan nyaman.

Read more ...

TUGAS SOFTSKILL2 ARTIFICIAL INTELEGENT (PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS)



ARTIFICIAL INTELEGENT (PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS)


UNSUR PEAS DIDIALAM VIDEO BERIKUT INI:

PEAS(PERFORMANCE MEASUREMENT ENVIRONTMENT ACTUATOR SENSOR)

DIDALAM VIDEO TERSEBUT AKAN SAYA BERIKAN PENJELASAN:

 PEAS (performance environment actuators sensors):

·         Performance
·         Environment
·         Actuators
·         Sensors

unsur yang ada adalah:

- performance measurment: orang akan merasa aman ketika menggunakan sistem keamanan ini karna lebih kuat dibanding kunci biasa

- environment: pintu, fingerprint, kode serial number, kunci jika lupa password

-actuator: jari manusia, kunci

- sensor: biometric, fingerprint

REFERENSI:

sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=IDawVbMh_m0 diakses pada 10:14 WIB 06/11/2016 



Read more ...

Blank Article

blank

Read more ...

PENGENALAN INTELEGENT AGENT

PENGENALAN INTELEGENT AGENT

Ridho Satria 19114301, Anggit Pangestu 11114242, Alexander Joharico 10114786)



INTELEGENT AGENT

jika diartikan sendiri intelegent agent adalah sebuah teori kecerdasan buatan dalam software engineering, didalam intelegent agent sendiri banyak terdapat pembahasan akan saya bahas satu persatu dibawah ini.

v  Agen dan lingkunganya
v  Rasionalitas
v  Peas (performance measure, actuators, sensors)
v  Tipe-tipe agen
v  Tipe-tipe lingkuan agen

Pertama kita akan bahas dahulu sub dari intelegent agent yang akan dijabarkan dibawah ini.
Dimulai dari:

Agen dan lingkunganya:
·         Agents adalah segala sesuatu yang dapat melihat/mengartikan/mengatahui (pecieving) lingkunganya melalui alat (sensors) dan bertindak (acting)melalui alat aktuator (actuators)
·         Manusia sebagai agent: mata, telinga dan organ lainya sebagai sensors, tangan, kaki, mulut dan bagian tubuh lainya sebagai actuators.
·         Robot sebagai agent kenapa? Kamera dan pejejak infra merah sebagai sensors berbagai motor penggerak sebagai actuators
·         Software sebagai agent: tekanan pada keyboard, isi file dan paket-paket pada jaringan sebagai masukan sensors tampilan pada layar penulisan file dan pengiriman paket jaringan sebagai sebagai keluaran actuators


Rasionalitas:

rasionalitas sendiri itu adalah sebuah aksi, keyakinan atau keinginan yang rasional jika kita harus memilih. Rasionalitas merupakan konsep normatif yang mengacu pada kesesuaian seseorang dengan alasan seseorang unutk percaya, atau tindakan seseorang dengan alasan seseorang untuk bertindak.
Lalu apakah hubungan rasional dengan agent?
·         Rational agent adalahagent yang melakukan sesuatu yang benar setiap kolom pada tabel (vacuum-cleaner world)
Lalu apakah sesuatu yang benar?
·         Agent yang paling sukses/berhasil
·         Mengukur kesuksesan/keberhasilan?
Pengukur kemampuan haruslah objektif (contoh : vacuum-cleaner world)
·         Jumlah debu yang dapat dibersihkan pada waktu tertentu
·         Seberapa bersih lantai
·         Besarnya konsumsi listrik
·         Besarnya noise yang dihasilkan
Rasional tergantung pada 4 hal yaitu:
·         Kemampuan yang terukur
·         Pengetahuan lingkuan sebelumnya/terdahulu
·         Tindakan
·         Urutan persepsi (sensors)
Catatan: realational agent harus memilih tindakan yang diharapkan dapat memaksimalkan kemampuan dengan memberikan bukti yang dihasilkan dari urutan persepsi dan pengetahuan yang dimiliki oleh agent

Rasionalitas ≠ kemahatahuan (omniscience)
v  An omniscience agent adalah agent mengetahui akibat yang terjadi dari suatu tindakan

Agent dapat bertindak sesuai dengan yang diharapkan dan agent dikatakan autonomous, jika perilakunya ditentukan oleh pengalamanya sendiri

PEAS (performance environment actuators sensors):

·         Performance
·         Environment
·         Actuators
·         Sensors

Contoh dari PEAS
Misal didalam suatu rumah sakit dan mempunyai sistem diagnosis medis bagaimanakah dan apa peran dari peas?
·         Performance measure: kesembuhan pasien, biaya minim dan sengketa
·         Environment: pasien, pengawal rumah sakit
·         Actuators: layar monitor (pertanyaan, test, perawatan, rujukan)
·         Sensors: keyboard (gejala, temuan, pertanyaan pasien)
Agent: part-picking robot
·         Performance measure: komponen pada tempat penampung yang sesuai
·         Environment conveyor belt with parts, bins
·         Actuators: joined arm and hand
·         Sensors: kamera, joint angle sensors




Agent types:
Disini merupakan tipe-tipe pada agent

v  Goal-based
v  Utiity-based
v  Learning

Tipe agent goal based:

Tujuan-tujuan tertentu dapat dicapai dengan cara-cara berbeda  Beberapa lebih baik, memiliki manfaat yang lebih tinggi
·         Fungsi utililas memetakan urutan kedudukan (a sequeance of states) dengan angka real.
·         Meningkatkan tujuan-tujuan
·         Memilih tujuan dari tujuan-tujuan yang berbenturan
·         Memilih dengan tepat beberapa tujuan memiliki kemungkinan berhasil

Tipe agent utility-based

·         Agent membutuhkan tujuan untuk mengetahui situasi mana yang diharapan,
akan menjadi sulit ketika urutan yang yang panjang dari tindakan-tindakan actions dibutuhkan untuk mencari tujuan.
·         Biasanya diselidiki dalam pencarian perencanaan penelitian.
·         Pengetahuan diwakili lebih explisit dan dapat dimanispulasi.

Tipe agent learning
·         Semua program agent tedahulu mendeskripsikan metode unutk memilih tindakan-tindakan (actions)
·         Mekanisme pembelajaran dapat digunakan untuk melakukan tugas ini
·         Ajarkan mereka dalam pembelajaran bukan memerintahkan mereka
·         Keutunganya adalah agar mereka menjadi kuat jika berada dilingkungan yang tidak diketahui atau baru

Tipe-tipe lingkungan agent:

·         Fully vs partially observable: adalah lingkungan sepenuhnya dapat diamati ketika sensor sensor dapat mendeteksi semua aspek yang relevan dalam memilih tindakan
·         Deterministic vs stochastic: ketika tahap lingkungan berikutnya sepenuhnya ditentukan yang sudah dilakukan
·         Episodic vs sequential: pengalaman agent dapat dibagi menjadi tahapan-tahapan yang kecil dimana agent akan menerima dan melakukan satu tindakan. Pilihan tindakan tergantung hanya pada episode itu sendiri
·         Static vs dynamic: jika lingkungan dapat berubah ketika agent sedang memilih tindakan, lingkungan daikatakan dynamic semi-dynamic, jika performa agent berubah ketika lingkungan tetap sama
·         Discrete vs continous: perbedaan ini dapat diterapkan pada kedaan lingkungan, waktu cara tangani dan kepersepsi/tindakan agent
·         Single ve multi agent: apakah lingkungan mengandung agen lain yang juga memaksimalkan beberapa ukuran kinerja yang tergantung pada tindakan agen saat ini



REFERENSI:

J. HENNOCH AND H. ULRICH: AGENT-BASED MANAGEMENT SYSTEMS IN LOGISTICS, page 11

 H. BRECKLE: A MULTI-AGENT FRAMEWORK FOR PLANNING AND MANAGING MOBILITY SERVICES, page 17

2015. Intelegent Agent. https://en.wikipedia.org/wiki/Intelligent_agent, diakses pada
      08 Oktober 2016

Adhie Wahyudi. Oktober 5 2011. Intelegent Agent. http://ar-wdh.blogspot.co.id/2011/10/intelligent-agent-sebuah-teori.html, diakses pada 08 Oktober 2016




PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
(softskill)

Read more ...

Pertemuan 3 manajemen layanan SI perubahan manajemen (softskill)

pertemuan 3 manajemen layanan SI
Perubahan manajemen

Maksud manajemen perubahan : adalah serangkaian proses yang digunakan untuk memastikan bahwa perubahan strategis yang signifikan dalam organisasi dilakukan secara terkontrol dan sistematis, untuk mengatasi resistensi terhadap perubahan dalam rangka meningkatkan keterlibatan dan pencapaian tujuan organisasi untuk transformasi efektif.
Tujuan perubahan disatu sisi untuk memperbaiki kemampuan organisasi dalam menyesuaikan didi dengan perubahan lingkungan dan disisi lain, mengupayakan perubahan perilaku karyawan untuk meningkatkan produktivitasnya. Perubahan harus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai hal agar manfaat yang ditimbulkan oleh perubahan harus lebih besar daripada beban kerugian yang harus ditanggung.

Konsep dasar
Macam2 Perubahan :
Perubahan tidak berencana
Perubahan berencana

Perubahan tidak berencana :
Perubahan karena perkembangan ( Developmental Change)
Perubahan secara tiba-tiba (Accidental Change)

Perubahan berencana :
Perubahan yg disengaja/ bahkan direkayasa oleh pihak manajemen
Penerapan pengetahuan tentang manusia secara sistematis dan tepat dengan maksud melakukan tindakan yg berarti (Bennis, Benne dan Chin).
Usaha untuk mengumpulkan, menggunakan data dan informasi guna memecahkan persoalan sosial (Kurt Lewin).
Perubahan yg dilakukan secara sengaja, lebih banyak dilakukan atas kemauan sendiri, sehingga proses perubahan itu lebih banyak diusahakan oleh sistem itu sendiri.

Strategi Perubahan :
Political strategy : Pemahaman mengenai struktur kekuasaan yg terdapat dalam sistem sosial.
Economic Strategy : Pemahaman dalam memegang posisi pengaturan sumber ekonomik, yaitu memegang posisi kunci dalam proses perubahan berencana.
Academic Strategy : Pemahaman bahwa setiap manusia itu rasional, yaitu setiap orang sebenarnya akan bisa menerima perubahan, manakala kepadanya disodorkan data yg dapat diterima oleh akal sehat(Rasio).
Enginering Strategy : Pemahaman bahwa setiap perubahan menyangkut setiap manusia.
Military Strategy : Pemahaman bahwa perubahan dapat dilakukan dengan kekerasan/ paksaan.
Confrontation Strategy : Pemahaman jika suatu tindakan bisa menimbulkan kemarahan seseorang, maka orang tersebut akan berubah.
Applied behavioral science Model : Pemahaman terhadap Ilmu perilaku.
Followship Strategy : Pemahaman bahwa perubahan itu dapat dilakukan itu dapat dilakukan dengan mengembangkan prinsip kepengikutan.

Kegiatan
Suatu perubahan terjadi melalui tahap-tahapnya.  Pertama-tama adanya dorongan dari dalam (dorongan internal), kemudian ada dorongan dari luar (dorongan eksternal).  Untuk manajemen perubahan perlu diketahui adanya tahapan perubahan.  Tahap-tahap manajemen perubahan ada empat, yaitu:
Tahap 1,  yang merupakan tahap identifikasi perubahan, diharapkan seseorang dapat mengenal perubahan apa yang akan dilakukan /terjadi.  Dalam tahap ini seseorang atau kelompok dapat mengenal kebutuhan perubahan dan mengidentifikasi tipe perubahan.
Tahap 2,  adalah tahap perencanaan perubahan.  Pada tahap ini harus dianalisis mengenai diagnostik situasional tehnik, pemilihan strategi umum, dan pemilihan.   Dalam proses ini perlu dipertimbangkan adanya faktor pendukung sehingga perubahan dapat terjadi dengan baik.
Tahap 3, merupakan tahap implementasi perubahan dimana terjadi proses pencairan, perubahan dan pembekuan yang diharapkan.  Apabila suatu perubahan sedang terjadi kemungkinan timbul masalah. Untuk itu perlu dilakukan monitoring perubahan.
Tahap 4, adalah tahap evaluasi dan umpan balik.  Untuk melakukan evaluaasi diperlukan data, oleh karena itu dalam tahap ini dilakukan pengumpulan data dan evaluasi data tersebut.  Hasil evaluasi ini dapat di umpan balik kepada tahap
Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya :  jika pada awalnya suatu manajemen akan  merubah mulai dari aturan dan cara pelaksanaannya maka akan sangat berpengaruh atau berhubungan dengan manajemen lainnya


2. penyebaran  manajemen
Maksud dan tujuan
Tujuan: ITRelease dan Manajemen Deployment bertujuan untuk merencanakan, jadwal dan mengontrol pergerakan rilis untuk menguji dan lingkungan hidup. Tujuan utama dari Manajemen Pers dan Manajemen Deployment adalah untuk memastikan bahwa integritas lingkungan hidup dilindungi dan bahwa komponen yang benar dilepaskan.

Konsep dasar
Pada dasarnya, kegiatan dan tujuan proses proses Release dan Deployment Manajemen di ITIL V3 identik Release Management di ITIL V2. ITIL V3 Manajemen Siaran memberikan rincian jauh lebih di bidang perencanaan Release dan pengujian; ini menyebabkan penambahan dua proses khusus yang dimasukkan di bawah Manajemen Pers dalam versi ITIL sebelumnya: Manajemen Proyek - Perencanaan Transisi dan Dukungan , dan Layanan Validasi dan Pengujian .

ITIL Manajemen Siaran & ITIL Deployment Manajemen ITIL
ITIL Rilis & Manajemen Deployment
Dalam ITIL 2011 Manajemen Siaran dipanggil dari Manajemen Proyek untuk melakukan perencanaan rinci dari Release membangun , Lepaskan tes dan Rilis penyebaran .

Antarmuka tambahan antara Manajemen Pers dan Manajemen Proyek ITIL telah diperkenalkan untuk memastikan bahwa Manajemen Proyek terus diberikan informasi perencanaan saat ini.
Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya

kegiatan metode dan teknik
Sub-Proses
Ini adalah ITIL Manajemen Penyebaran / siaran sub-proses dan tujuan proses mereka:
Dukungan Manajemen rilis
 Proses Tujuan: Untuk memberikan pedoman dan dukungan untuk penyebaran Pers .

Perencanaan rilis
· Proses Tujuan: Untuk menetapkan Perubahan berwenang untuk Rilis Paket dan untuk menentukan ruang lingkup dan isi dari Pers. Berdasarkan informasi ini, proses Perencanaan Rilis mengembangkan jadwal untuk membangun, pengujian dan menyebarkan rilis tersebut.

rilis Build
Proses Tujuan: Untuk mengeluarkan semua Work diperlukan Pesanan dan Pembelian Permintaan sehingga komponen Pers yang baik dibeli dari vendor luar atau dikembangkan / disesuaikan di rumah. Pada akhir proses ini, semua komponen Rilis diperlukan siap untuk memasuki tahap pengujian.

rilis Deployment
·Proses Tujuan: Untuk menyebarkan komponen Rilis ke dalam lingkungan produksi yang hidup. Proses ini juga bertanggung jawab untuk pelatihan pengguna akhir dan staf operasi dan beredar informasi / dokumentasi di Rilis baru dikerahkan atau jasa yang mendukung.

Dukungan Hidup Awal
·Proses Tujuan: Untuk mengatasi masalah operasional cepat selama periode awal setelah penyebaran Rilis , dan untuk menghilangkan kesalahan yang tersisa atau kekurangan.

rilis Penutupan
Proses Tujuan: Untuk secara resmi menutup Rilis setelah memverifikasi jika aktivitas log dan CMS isi yang up to date.

definisi
Berikut hal ITIL dan akronim (informasi objek) yang digunakan dalam proses ITIL Manajemen Siaran untuk mewakili output proses dan masukan:
Pembangunan Tata Kerja
Sebuah Tata Kerja untuk pengembangan atau kustomisasi aplikasi atau sistem, biasanya dikeluarkan dari Manajemen Pers.

Instalasi Perintah Kerja
Sebuah Tata Kerja untuk instalasi aplikasi, sistem atau komponen infrastruktur, biasanya dikeluarkan dari Manajemen Pers.

Kebijakan rilis
Satu set aturan untuk menyebarkan rilis ke dalam lingkungan operasional hidup, mendefinisikan pendekatan yang berbeda untuk rilis tergantung pada urgensi dan dampaknya (lihat juga: ITIL Checklist Rilis Kebijakan ).

Melepaskan
Sebuah Release (juga disebut sebagai Paket Pers) terdiri dari satu unit Rilis atau satu set terstruktur Unit Pers.

rilis Rekam
Sebuah Rilis Rekam berisi semua rincian dari rilis , mendokumentasikan sejarah Rilis dari tahap perencanaan pertama yang penutupan.

rilis Satuan
·         Unit Pers adalah seperangkat baru, berubah dan / atau tidak berubah Item Konfigurasi , yang diuji dan dimasukkan ke dalam lingkungan hidup bersama-sama untuk melaksanakan satu atau beberapa Perubahan disetujui.


Pemenuhan permintaan
Maksud dan tujuan
Tujuan: ITIL Permintaan Pemenuhan bertujuan untuk memenuhi Permintaan Service, yang dalam banyak kasus adalah ringan (standar) Perubahan (misalnya mintaan untuk mengubah password) atau permintaan informasi.
tujuan proses pemenuhan permintaan adalah:
·         Menyediakan saluran bagi pengguna untuk meminta dan menerima layanan standar yang otorisasi dan proses kualifikasi yang telah ditetapkan ada
·         Memberikan informasi kepada pengguna dan pelanggan tentang ketersediaan layanan dan prosedur untuk mendapatkan mereka
·         Sumber dan memberikan komponen layanan standar yang diminta
·         Membantu dengan informasi Generaal, keluhan atau komentar

Konsep dasar
·         model permintaan
Beberapa permintaan layanan akan sering terjadi dan akan membutuhkan penanganan secara konsisten untuk mee tingkat layanan yang disepakati. Pembuatan model permintaan yang telah ditetapkan, termasuk serangkaian kegiatan, menetapkan standar dalam pelaksanaan permintaan.
·         Pemilihan menu
Idealnya, pengguna harus menawarkan "menu" pilihan -jenis melalui antarmuka atau permintaan portal berbasis web sehingga mereka dapat memilih dan rincian masukan dari permintaan layanan dari daftar yang tersedia. Dengan cara ini, pengguna dapat diinformasikan dari target eksekusi yang ditetapkan dalam perjanjian tingkat layanan.
·         Permintaan status pelacakan
Permintaan harus dilacak di seluruh siklus hidup mereka untuk mendukung penanganan dan pelaporan tentang status permintaan. Dalam sistem permintaan pemenuhan, kode status mungkin terkait dengan permintaan untuk menunjukkan di mana mereka dalam kaitannya dengan siklus hidup. Dengan contoh: baru, menunggu persetujuan, dalam proses, menolak, membatalkan, selesai, dll

  memprioritaskan permintaan
Semua permintaan layanan harus mengikuti satu set standar kriteria untuk menilai prioritas mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan mempertimbangkan dampak permintaan dan urgensi, dengan cara yang sama seperti yang dijelaskan untuk Manajemen Insiden.
·         Permintaan Meningkat
Mungkin perlu untuk meningkatkan permintaan untuk mengatasi situasi tertentu atau mengambil tindakan lebih lanjut yang bukan bagian dari set standar kegiatan pemenuhan. Kita bisa lihat permintaan misrouted untuk kelompok yang salah, sebuah SLA untuk memenuhi permintaan mungkin dalam bahaya, pengguna tidak setuju bahwa permintaan telah dipenuhi untuk kepuasan seluruh nya, permintaan telah digunakan sebagai pengganti persyaratan yang lebih rumit.
·         Persetujuan
Persetujuan permintaan dapat diperlukan untuk beberapa alasan. Ini bisa untuk mendapatkan persetujuan terlebih dahulu perangkat keras atau perangkat lunak akuisisi, atau persetujuan akses pemberian aset TI.
Biaya layanan permintaan pengiriman standar bisa diperbaiki atau, untuk jenis lain dari permintaan, diperkirakan demi pengisian, jika ini diterapkan dalam organisasi.
Model Permintaan :
Permintaan pemodelan menggunakan metode statistik dan intelijen bisnis masukan untuk menghasilkan perkiraan permintaan akurat dan efektif mengatasi variabilitas permintaan. Permintaan modeling menjadi lebih penting karena peramalan dan manajemen persediaan sedang rumit dengan meningkatnya jumlah item yang bergerak lambat, yang disebut "ekor panjang" dari berbagai produk, banyak yang memiliki pola permintaan tak terduga di mana khas "normal distribusi "asumsi yang digunakan oleh model tradisional sama sekali tidak memadai. Dalam skenario ini, berhasil mengelola perkiraan dan persediaan memerlukan canggih permintaan dan pemodelan persediaan teknologi untuk andal mendukung tingkat layanan yang tinggi.

Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya




MANAJEMEN OPERASI IT
Maksud dan tujuan
manajemen operasional TI adalah proses pengelolaan infrastruktur TI sehari-hari termasuk pengelolaan provisioning, kapasitas, kinerja dan ketersediaan lingkungan komputasi, jaringan dan aplikasi. manajemen operasional TI sangat penting untuk organisasi TI yang bertanggung jawab untuk memberikan efisien layanan berkualitas tinggi dan aplikasi dalam mendukung bisnis digit
Satu umumnya dapat mempertimbangkan bahwa ada tiga daerah yangyang berbeda yang melekat dalam bisnis apapun: pemasaran, keuangan, dan operasi; semua disiplin bisnis lainnya sesuai suatu tempat di bawah satu atau lebih dari daerah-daerah tersebut. Misalnya, keuangan dapat mencakup investasi, real estate, asuransi atau perbankan. Sementara manajemen dianggap sebagai disiplin akademis tersendiri sebenarnya merupakan bagian dari semua tiga bidang: manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan manajemen operasi. manajemen operasi adalah daerah yang bersangkutan dengan efisiensi dan efektivitas operasi dalam mendukung dan pengembangan tujuan strategis perusahaan. Daerah lain yang menjadi perhatian manajemen operasi meliputi desain dan operasi dari sistem untuk menyediakan barang dan jasa. Untuk meletakkannya ringkas, manajemen operasi adalah perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian kegiatan yang mengubah masukan (bahan baku dan tenaga kerja) menjadi output (barang jadi dan jasa). Satu set konsep diakui dan berkembang dengan baik, alat, dan teknik milik dalam kerangka dianggap manajemen operasi. Sementara manajemen operasi jangka memunculkan pemandangan lingkungan manufaktur, banyak dari konsep-konsep ini telah diterapkan di pengaturan layanan, dengan beberapa dari mereka benar-benar dikembangkan secara khusus untuk organisasi pelayanan.
manajemen operasi juga merupakan bidang akademik studi yang berfokus pada perencanaan yang efektif, penjadwalan, penggunaan, dan pengendalian perusahaan manufaktur atau jasa dan operasi mereka. lapangan adalah sintesis dari konsep yang berasal dari rekayasa desain, teknik industri, sistem informasi manajemen, manajemen mutu, manajemen produksi, manajemen persediaan, akuntansi, dan fungsi lainnya.
Bidang manajemen operasi telah mendapatkan meningkatkan pengakuan selama dua dekade terakhir. Salah satu alasan utama untuk ini adalah kesadaran masyarakat akan keberhasilan pabrikan Jepang dan persepsi bahwa kualitas banyak produk Jepang lebih tinggi dari produsen Amerika. Akibatnya, banyak perusahaan telah menyadari bahwa fungsi operasi hanya sebagai penting untuk perusahaan mereka sebagai keuangan dan pemasaran. Dalam konser dengan ini, perusahaan-perusahaan sekarang menyadari bahwa untuk bersaing secara efektif dalam pasar global mereka harus memiliki strategi operasi untuk mendukung misi perusahaan dan strategi perusahaan secara keseluruhan.
Alasan lain untuk kesadaran yang lebih besar dari manajemen operasi adalah aplikasi peningkatan konsep manajemen operasi dan teknik untuk operasi layanan. Akhirnya, konsep manajemen operasi sedang diterapkan untuk bidang fungsional lainnya seperti pemasaran dan sumber daya manusia. Istilah marketing antarmuka / operasi sering digunakan.
operasi TI adalah fungsi terpisah dalam organisasi IT, dengan tugas dan hak yang jelas. Namun, manajemen teknis dan aplikasi yang sering juga mengambil alih bagian dari operasi sehari-hari dan karena itu melakukan fungsi operasi terpadu yang mencakup beberapa tim. Tidak ada metode pusat untuk pemisahan tugas yang jelas antara operasi dan rekayasa karena ini tergantung sampai batas yang signifikan pada tingkat infrastruktur TI kematangan dan stabilitas.

Konsep dasar

Operasi teknologi informasi, atau operasi TI, adalah himpunan semua proses dan layanan yang baik ditetapkan oleh TI staf untuk internal atau eksternal mereka klien dan digunakan sendiri, untuk menjalankan dirinya sebagai bisnis .
Definisi operasional TI berbeda di seluruh TI industri , di mana vendor dan organisasi individu sering membuat definisi adat mereka sendiri proses dan layanan tersebut untuk tujuan pemasaran produk mereka sendiri. Biasanya, mereka termasuk manajemen , visi, perencanaan , desain , implementasi , konstruksi, penyebaran , distribusi , verifikasi , instalasi , Instansiasi, pelaksanaan dan pemeliharaan . Mereka berusaha untuk menentukan proses umum dan prosedur, kebijakan, peran, tanggung jawab, terminologi , praktik terbaik dan standar untuk menjalankan suatu perusahaan.
Techopedia menjelaskan IT Manajemen OpDalam sebuah organisasi, mungkin ada tumpang tindih antara manajemen operasi TI dan manajemen aplikasi serta manajemen teknis, Namun manajemen operasi TI adalah fungsi yang berbeda, meskipun keduanya manajemen teknis dan aplikasi dapat menjadi bagian yang sama.

Sekali lagi, berdasarkan kebutuhan dan sumber daya, manajemen operasional TI mungkin disesuaikan dengan organisasi, dan dengan demikian cara operasi dapat berbeda dari organisasi ke organisasi.

tanggung jawab utama dan fungsi manajemen IT Operations:

1. Infrastruktur Jaringan
Semua fungsi jaringan yang berkaitan dengan internal dan komunikasi eksternal.
Pengelolaan sistem telepon internal.
Menyediakan akses remote untuk pengguna yang berwenang ke jaringan organisasi.
manajemen telekomunikasi, internal dan eksternal, untuk organisasi
manajemen pelabuhan untuk memudahkan akses ke server luar.
Menyelesaikan masalah dan pemantauan terkait dengan sumber daya jaringan.

2. Server dan manajemen perangkat
Manajemen server
Penyimpanan dan manajemen jaringan.
file server dan setup email dan otorisasi.
Manajemen organisasi disetujui perangkat seperti laptop, desktop dan perangkat komputasi mobile.

3. Operasi yang berkaitan dengan Komputer & Helpdesk
Pusat Data & manajemen fasilitas
Membantu manajemen meja
Provisioning pengguna.
Memberikan masukan untuk audit konfigurasi.
manajemen cadangan
ketersediaan tinggi dari layanan IT & manajemen pemulihan bencana dan.

· Mengelola dan memelihara perpustakaan infrastruktur TI bagi organisasi.


Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya
Meja layanan: Menangani beberapa teknologi dan perangkat melalui server cloud terpusat. Sebuah proses operasi sederhana menangani tiket Anda, manajemen konfigurasi, manajemen aset, perubahan dan rilis. Semuanya hanya dengan sekali klik dan Anda dapat memantau dari lokasi manapun. Tidak ada lagi mendapatkan terpaku kursi Anda atau risiko hilang setiap pembaruan penting.

Memecahkan & Selesaikan: Itu akan lebih mudah untuk memecahkan masalah dengan Analisis Akar Penyebab Freshservice dan Preventive Maintenance daripada pergi melalui setiap server yang memeriksa dan mencegah pemadaman. Sebuah tiket Insiden dinaikkan setiap kali masalah yang dilaporkan, dan Anda mendapatkan pemberitahuan langsung dengan rincian diperbarui. Tiket diprioritaskan & diselesaikan berdasarkan tingkat urgensi dan pentingnya, SLA ini membuat Anda memahami tanggal jatuh tempo dan kebijakan lain untuk membimbing Anda. Sebuah alur kerja yang sistematis akan membantu Anda merespon dan menyelesaikan lebih cepat dari sebelumnya.


Aplikasi manajemen
Maksud dan tujuan
Tujuan: ITIL Aplikasi Manajemen bertanggung jawab untuk mengelola aplikasi di seluruh siklus hidup mereka. Proses ini memainkan peran penting dalam aspek terkait penerapan merancang, pengujian, operasi dan meningkatkan layanan TI, serta dalam mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi organisasi TI. Aplikasi Manajemen merupakan kegiatan yang sedang berlangsung, sebagai lawan Pengembangan Aplikasi yang biasanya satu kali set kegiatan untuk membangun aplikasi.

Konsep dasar
Terdapat enam fungsi teknologi informasi, yaitu: Menangkap (Capture) Menangkap disini dapat diartikan sebagai menginput. Misalnya menerima inputan dari mic, keyboard, scanner, dan lain-lain. Mengolah (Processing) Mengolah atau memproses data masukkan yang diterima untuk menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi, menganalisis, dan menghitung (kalkulasi). Menghasilkan (Generating) Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misal laporan, tabel, grafik, gambar, dan lain-lain. Menyimpan (Storage) Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, dan lain-lain. Mencari Kembali (Retrival) Menelusuri dan mendapatkan kembali informasi atau mengkopi data an informasi yang sudah tersimpan. Misalnya mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya. Mentransmisi (Transmission) Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer. Misalkan mengirimkan data penjualan dari user A ke user yang lainnya. Penggunaan IT dalam sebuah organisasi sangatlah penting, untuk menerapkan IT haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan IT mampu meningkatkan efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT dibutuhkan orang yang handal yang dapat berjalan dengan baik. Ada 4 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu: Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai penyedia dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah tambahan informasi bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure. Dalam era organisasi modern dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.

Hubungan antara aplikasi manajemen dan pengembangan aplikasi
Aplikasi Analyst - Proses Owner
· Aplikasi Analyst adalah peran Manajemen Aplikasi yang mengelola aplikasi di seluruh siklus hidup mereka. Ada biasanya satu Aplikasi Analyst atau tim analis untuk setiap aplikasi utama. Peran ini memainkan peran penting dalam aspek terkait penerapan merancang, pengujian, operasi dan meningkatkan layanan TI. Hal ini juga bertanggung jawab untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi yang diperlukan untuk memberikan layanan TI.


sumber : http://repository.unpas.ac.id/3270/
              https://pernikmagazine.wordpress.com/2008/07/21/konsep-dasar-manajemen-perubahan/

Read more ...

TUGAS 2 MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI

Business Relationship Management

1.       Ruang Lingkup
Manajemen hubungan bisnis terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku (atau kompetensi) yang membina hubungan yang produktif antara organisasi jasa (misalnya Sumber Daya Manusia , teknologi informasi , departemen keuangan, atau penyedia eksternal) dan mitra bisnis mereka.
BRM berbeda dari manajemen hubungan perusahaan dan manajemen hubungan pelanggan meskipun hal itu berkaitan. Ini adalah ruang lingkup yang lebih besar daripada penghubung yang sejalan kepentingan bisnis dengan TI Penyerahan
Ruang lingkup manajemen hubungan bisnis berfokus pada penyelarasan pelanggan tujuan dengan kegiatan penyedia layanan TI , yaitu, semua interaksi bahwa penyedia layanan memiliki dengan pelanggan .

2.       Maksud dan Tujuan :

•         Pengertian
Manajemen hubungan bisnis (BRM) adalah pendekatan formal untuk pemahaman, mendefinisikan, dan mendukung kegiatan antar-usaha yang terkait dengan jaringan bisnis .
•         Tujuan
Tujuan dari manajemen hubungan bisnis adalah untuk memahami kebutuhan pelanggan bisnis dan untuk memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan tersebut .
3.       Prinsip Umum

Prinsip Business Relationship Management

•         Pengukuran dan analisis
Tujuan BRM mengharuskan konsep-konsep dan prinsip-prinsip dapat diidentifikasi dan diukur. Mengingat model, seseorang harus mampu mengidentifikasi hubungan bisnis yang mereka terlibat dalam, dan mengukur mereka dalam hal seperti kuantitas atau durasi. Hal yang sama berlaku untuk setiap aspek BRM, seperti jenis, peran, atau prinsip.
Setiap hubungan bisnis memiliki tujuan yang memerlukan partisipasi dari peran ganda untuk mencapai. Tujuan dari hubungan bisnis yang diberikan adalah diskrit dan terukur.
•         Reputasi dan kepercayaan
Model BRM harus berusaha untuk model dan mengukur reputasi dan kepercayaan .
Setiap hubungan, dan setiap interaksi di dalamnya, memberikan kontribusi untuk reputasi. Reputasi meringankan risiko dan mengurangi gesekan dalam proses bisnis. Kepedulian untuk reputasi incentivizes perilaku yang baik.
Tidak adanya kepercayaan akan menyebabkan hubungan bisnis untuk gagal. Kepercayaan meningkatkan efisiensi dan memungkinkan resolusi konflik. Hubungan antara kepercayaan sebagai konsep inti tradisional dan dalam bentuk yang muncul 'radikal' sebagai komponen dari komunitas online harus dijelaskan.
•         Governance
Model BRM perlu memperhitungkan dan menyelaraskan dengan model tata kelola perusahaan , termasuk etika bisnis , kendala hukum, dan norma-norma sosial yang berlaku untuk hubungan bisnis.
•         Batas
Model BRM harus menentukan batas-batas hubungan bisnis dalam kontinum yang lebih besar dari hubungan interpersonal. Selain isu-isu pemerintahan, model harus memeriksa jika ada tingkat optimal dari hubungan pribadi, dan apakah mereka berbeda berdasarkan jenis, peran, atau atribut lainnya. model harus membantu menentukan batas-batas yang mengoptimalkan efektivitas sementara mendukung tata kelola yang baik.
•         Pertukaran dan timbal balik
Model BRM pertukaran dan timbal balik harus memperluas dimensi tradisional untuk akun untuk tidak hanya pertukaran keuangan, tetapi juga pertukaran waktu, uang, pengetahuan, dan reputasi. Ini adalah fitur kunci dari hubungan bisnis.
4.       PERAN
Sebagai peran organisasi, BRM peran organisasi adalah hubungan antara penyedia layanan dan bisnis. Peran bertindak sebagai penghubung, orkestra, dan navigator antara penyedia layanan dan satu atau unit bisnis yang lebih.
Peran Bisnis Relationship Manager telah diperkenalkan di ITIL 2011 untuk melakukan kegiatan dalam proses bisnis Relationship Management.
5.       Hubungan dengan proses manajemen layanan lainnya



Deskripsi proses
ITIL Bisnis Relationship Management, Manajemen Hubungan Bisnis
Bisnis Relationship Management telah diperkenalkan sebagai proses baru dalam ITIL 2011.
Terbaru tempat bimbingan survei kepuasan pelanggan dan manajemen pengaduan dalam Bisnis Relationship Management. Akibatnya, proses yang sesuai telah dipindahkan dari terus menerus Peningkatan Pelayanan untuk Bisnis Relationship Management. Gambaran proses ITIL Bisnis Relationship Management, menunjukkan antarmuka yang paling penting.
Manajemen Keuangan Untuk Layanan TI

Ruang Lingkup
Ruang lingkup pengelolaan financial sesungguhnya hanya mencakup tiga hal utama yaitu tentang keputusan keuangan, keputusan investasi dan kebijakan deviden.

1.      Keputusan Keuangan dilakukan untuk mencari dana. Keputusan itu tercermin pada sisi yang mengungkapkan seberapa besar proporsi utang dan ekuitas suatu perusahaan.
Contohnya : Keputusan Keuangan adalah menentukan berapa banyak obligasi (utang jangka panjang) yang harus ditambah dan berpapa banyak saham biasa yang perlu diterbitkan.
2.      Keputusan Investasi
Segala keputusan manajerial yang dilakukan untuk menghasilkan dana berbagai macam aktiva. Boleh juga dikatakan bahwa keputusan investasi adalah keputusan bisnis, dan itu diluar keputusan keuangan.
3.      Kebijakan devide
Yaitu seluruh kebijakan yang dilakukan untuk menetapkan seberapa besar laba bersih yang dibagikan kepada para pemegang saham dan berapa besar laba bersih yang tetap ditahan untuk cadangan investasi tahunan, kebijakan itu akan tercermin dari besarnya perbandingan laba bersih.
Contoh kebijakan deviden adalah menetapkan apakah presentase pembagian deviden saat ini perlu ditingkatkan atau tetap dipertahankan sebagaimana pada tahun sebelumnya.

Maksud dan Tujuan
Sistem Informasi Keuangan / Finansial merupaka system informasi yang memberikan informasi kepada seluruh manager keuangan yang berkaitan dengan aktivitas keuangan perusahaan. Aktifitas-aktifitas keluaran dari system informasi keuangan yaitu peramalam tren perekonomian masa depan, mengelola aliran dana yang melalui perusahaan dan mengendalikan keuangan perusahaan.Kebutuhan pengetahuan system informasi yang memadai akan memudahkan seseorang manajer keuangan dalam menjawab hal-hal mendasar, seperti apa saja informasi yang dibutuhkan, bagaimana system informasi disimpan, bagaimana informasi dikirimkan, dan apa dampak suatu informasi terhadap posisi keuangan perusahaan.Tujuan pokok system informasi keuangan adalah dalam pengambilan keputusan keuangan yaitu tersajinya informasi keuangan yang dapat dipercaya, akurat dan tepat waktu.

Layanan Teknologi Informasi Manajemen Kontinuitas

Ruang Lingkup

situsnya bertujuan untuk memberikan pengenalan untuk membangun proses Business Continuity Management dalam sebuah organisasi dalam rangka untuk mengurangi teknologi dan kontinuitas informasi risiko yang teridentifikasi sebagai bagian dari Manajemen Risiko.

Dalam rangka mempertahankan ketersediaan TI dan informasi organisasi perlu memahami
yang proses sangat penting, seberapa cepat mereka harus dipulihkan.
apa IT dan informasi yang diperlukan untuk menjaga proses-proses penting yang berjalan.
Dengan menggunakan informasi ini, ICT dan Keamanan Informasi (IS) profesional dapat menentukan tindakan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa TI dan informasi persyaratan proses kritis dapat dipenuhi, meskipun peristiwa yang mengganggu. Ini termasuk memastikan bahwa ICT dan IS staf tersedia dalam jangka waktu yang diperlukan dan identifikasi situs alternatif (s) yang bekerja harus itu menjadi perlu. Informasi ini rinci dalam Business Continuity Plan (BCP).

Setelah ICT dan IS operasional lagi, tim operasional akan dapat bekerja dari mereka IT Service Continuity Plan untuk mengembalikan komponen TI kritis dan informasi yang diperlukan untuk mendukung proses kritis.
Maksud & Tujuan
Layanan Continuity Management (ITSCM) IT bertujuan untuk mengelola risiko yang serius dapat mempengaruhi layanan TI. ITSCM memastikan bahwa penyedia layanan TI selalu dapat memberikan minimum setuju Layanan Levels, dengan mengurangi resiko dari kejadian bencana untuk tingkat yang dapat diterima dan perencanaan untuk pemulihan layanan TI. ITSCM harus dirancang untuk mendukung Business Continuity Management.

Manajemen keamanan Informasi dan Manajemen Akses
Kebijakan Keamanan Informasi
     Suatu kebijakan keamanan harus diterapkan untuk mengarahkan keseluruhan program. Perusahaan dapat menerapkan keamanan dengan pendekatan yang bertahap, diantaranya:
a.       Fase 1:
Inisiasi Proyek. Membentuk sebuah tim untuk mengawas proyek kebijakan keamanan tersebut.
b.      Fase 2:
Penyusunan Kebijakan. Berkonsultasi dengan semua pihak yang berminat dan terpengaruh.
c.       Fase 3:
Konsultasi dan persetujuan.Berkonsultasi dengan manajemen untuk mendapatkan pandangan mengenai berbagai persyaratan kebijakan.
d.      Fase 4:
Kesadaran dan edukasi.Melaksanakan program pelatihan kesadaran dan edukasi dalam unit-unit organisasi.
e.      Fase 5:
Penyebarluasan Kebijakan. Kebijakan ini disebarluaskan ke seluruh unit organisasi dimana kebijakan tersebut dapat diterapkan.

Kebijakan terpisah dikembangkan untuk:
·       Keamanan sistem informasi
·       Pengendalian akses sistem
·       Keamanan personal
·       Keamanan lingkungan dan fisik
·     Keamanan komunikasi data
·      Klasifikasi informasi
·      Perencanaan langsung usaha
·     Akuntbilitas manajemen

Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Sistem manajemen keamanan informasi (SMKI) atau information security management system (ISMS) adalah sistem manajemen yang diterapkan perusahaan untuk mengamankan aset informasi terhadap ancaman yang mungkin terjadi. Oleh sebab itu, kemanan informasi secara tidak langsung menjamin kelangsungan bisnis perusahaan.
Sistem manajemen keamanan informasi menjadi penting diterapkan agar informasi yang beredar di perusahaan dapat dikelola dengan benar sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang ada dengan benar pula dalam rangka memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan.
Terdapat berbagai standar keamanan informasi yang berlaku saat ini. Yang paling banyak diterapkan adalah standar sistem manajemen informasi yang diterbitkan oleh ISO.
Standar manajemen keamanan versi ISO  dikenal dengan keluarga standar ISO 27000, yaitu:
·         ISO 27000: Standar ini berisi kosa kata dan definisi sistem manajemen kemanan informasi
·         ISO 27001: Standar ini berisi persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin mendapatkan sertifikat ISO 27001 (ISMS)
·         ISO 27002: Standar yang berisi panduan penerapan ISO 27001 (code of practice)
·         ISO 27003: Berisi panduan implementasi sistem manajemen keamanan informasi
·         ISO 27004: Standar ini berisi matriks dan metode pengukuran keberhasilan penerapan SMKI
·         ISO 27005: Pedoman pelaksanaan manajemen risiko
·         ISO 27006: Panduan sertifikasi SMKI
·         ISO 27007: Standar pedoman audit SKMI
Fasilitas Manajemen - Kontrol Akses Fisik
Fasilitas Manajemen keamanan informasi adalah Aktivitas untuk menjaga agar sumberdaya
informasi tetap aman . Manajemen keamanan informasi terdiri atas empat tahap, yaitu:
1.      Mengidentifikasi ancaman yang dapat menyerang sumber informasi perusahaan.
2.      Mendefinisikan resiko yang disebabkan oleh ancaman.
3.      Menentukan kebijakan keamanan informasi.

Akses kontrol secara fisik biasanya diberikan pada petugas khusus seperti penjaga keamanan. Umumnya ada pagar atau pintu untuk menghindari akses kontrol fisik dari pihak yang tidak berkepentingan.

Sumber  :
https://en.wikipedia.org/wiki/Business_relationship_management
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:http://fseptian.mhs.uksw.edu/2012/12/sistem-informsi-keuangan.html
http://wiki.en.it-processmaps.com/index.php/IT_Service_Continuity_Management
http://megyanggraini.blogspot.co.id/2013/07/sistem-informasi-manajemen-keamanan.html

Read more ...